Sambutan Warga Polandia & Ukraina Jelang Piala Eropa 2012

Share/Bookmark

Tak Semua Warga Polandia & Ukraina Sambut Gembira Piala Eropa.

suasana jelang Piala Eropa 2012Gegap-gempita Piala Eropa 2012 kian terasa di Polandia dan Ukraina. Publik setempat menyambut gelaran itu dengan antusias, meski ada juga yang tak peduli dan justru merasa terganggu.

Pesta sepakbola se-Eropa akan dilangsungkan pada 8 Juni sampai 1 Juli mendatang. Polandia dan Ukraina mendapat kehormatan menggelar ajang empat tahunan tersebut.

Seiring dengan kian dekatnya hari-H, nuansa-nuansa Piala Eropa pun kian terasa. Salah satunya dapat dilirik dari rak toko-toko setempat, yang mulai diserbu pernak-pernik Euro 2012, khususnya Slavek dan Slavko, dua maskot ajang tersebut.

“Akan jadi gila dan ramai,” prediksi seorang pelajar, Monika Kowalska, di AFP ketika ditemui di depan Istana Budaya dan Sains di kota Warsawa, Polandia.

“Atmosfernya akan menyenangkan sepanjang waktu, bahkan jika Polandia tersingkir cepat,” sambung Rafal Szmit, kekasih Kowalska.

Penilaian muda-mudi berusia 19 tahun itu boleh jadi juga dilontarkan sebagian besar masyarakat Polandia dan Ukraina. Tetapi seperti koin yang memiliki dua sisi, ada pula yang tak terlalu peduli.

“Memang akan bagus buat restoran dan hotel, tapi untuk orang biasa, takkan berarti banyak,” cetus Darek Sikora, pensiunan teknisi berusia 73 tahun, di taman kota Warsawa.

“Malah akan ada ketidaknyamanan. Bakal sulit untuk bepergian,” gerutunya.

Faktanya, jajak pendapat di Polandia dan Ukraina memang membeberkan bahwa kalangan yang tak peduli atau justru merasa terganggu dengan gelaran Piala Eropa ternyata cukup besar.

Sebuah studi di Polandia memperlihatkan bahwa 44 persen di negara itu senang negaranya menjadi tuan rumah, sedangkan enam persen justru tak senang. Sedangkan 49 persen lain tak peduli.

Jajak pendapat serupa di Ukraina menyebutkan adanya dukungan sebesar 50 persen, sedangkan 32 persen lain bersikap kritis.

“Aku tak peduli dengan sepakbola dan aku tidak melihat keuntungan turnamen itu buat kota kami,” kata seorang guru, Maria Stefanovych, di kota Lviv, sebelah selatan Ukraina.

“Yang ada hanyalah perbaikan di sejumlah jalanan. Tapi tanpa Euro 2012 pun itu kan memang harus dilakukan. Kami tinggal di pusat, di mana ada fan zone, jadi aku tak ingin mendengarkan ribuan pemabuk berteriak-teriak. Mungkin para pebisnis akan mendapat keuntungan, tapi orang biasa tidak akan,” sambung perempuan berusia 39 tahun itu.

Tak Semua Warga Polandia & Ukraina Sambut Gembira Piala Eropa.ref:detik.sport

Sambutan Warga Polandia & Ukraina Jelang Piala Eropa 2012 was last modified: May 28th, 2012 by Agus Darmawan
Terms : wing back muda terbaik
tags: , , ,