Prediksi Liga Champions Barcelona vs Bayern Munchen Nanti Malam

Share/Bookmark

Prediksi bursa taruhan Barcelona vs Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions dini hari nanti

Reuni dalam sepakbola hampir pasti tak bisa dihindarkan. Di sana terakumulasi riwayat sukses nan inspiratif yang menggugah semangat hingga momen-momen sedih yang menguras air mata. Dan itulah yang membuat sepakbola menjadi kisah yang selalu menarik untuk diceritakan. Sebab, sepakbola adalah pengejawantahan kehidupan manusia itu sendiri.

Berbicara tentang reuni dalam jagat si kulit bundar, tidak ada reuni di musim ini yang sedahsyat kepulangan Pep Guardiola ke Barcelona. Sayang, pertemuan kembali antara dua unsur yang saling berkaitan erat tersebut tidak terjadi dalam situasi yang sepenuhnya menyenangkan. Ya, Guardiola datang ke Barcelona sebagai lawan.

Guardiola, eks pemain dan pelatih tersukses di Barcelona, kini bertugas di Bayern Munich. Takdir akhirnya mempertemukan kembali pria berusia 44 tahun itu dengan sang mantan dalam leg pertama semi-final Liga Champions, Kamis (7/5) dini hari WIB di Camp Nou.

“Ini pertama kalinya saya kembali ke Barcelona, ke rumah saya. Tentu saja ini spesial bagi saya, dan saya merasa sangat, sangat emosional,” tutur Guardiola yang pernah mempersembahkan 14 titel semasa menukangi Blaugrana pada 2008 hingga 2012.

Guardiola jelas menyadari fakta bahwa sebagian besar penggawa inti Barcelona saat ini merupakan mantan anak didiknya dengan filosofi bermain yang tak jauh berbeda saat dirinya masih bertugas. Dengan demikian, ia juga masih ingat betul tentang seluk-beluk sang raksasa Catalan, dan tentu tahu di mana titik lemah mereka. Inilah yang menjadi keuntungan terbesar bagi Bayern.

“Pelatih adalah orang yang paling mengerti Barcelona lebih dari siapapun. Dia akan memberikan resep jitu kepada kami. Kami akan menyiapkan laga ini sebaik mungkin,” ujar penyerang The Bavarians, Thomas Muller.

Sayang, Guardiola dan pasukannya datang ke Camp Nou dengan kondisi compang-camping. Cedera menjadi faktor yang paling menghambat sebagaimana Bayern harus kehilangan beberpa pemain penting seperti Arjen Robben, Franck Ribery, Sebastian Rode, David Alaba, dan Holger Badstuber. Striker Robert Lewandowski juga diragukan akibat cedera hidung dan rahang, namun ia diperkirakan tetap dipaksa bermain menggunakan topeng pelindung. Satu kabar baik yakni pulihnya Javi Martinez dari cedera lutut yang dideritanya sejak Agustus lalu.

Masalah motivasi juga menjadi faktor minus dari sang jawara teranyar Bundesliga Jerman ini setelah mereka menelan kekalahan dalam dua laga terakhir, yakni disingkirkan via adu penalti oleh Borussia Dortmund di semi-final DFB-Pokal dan terakhir keok 2-0 di tangan Bayer Leverkusen, Sabtu (2/5) lalu. Padahal, dua pekan sebelumnya Bayern mampu mencatatkan comeback ajaib ketika menyingkirkan Porto di perempat-final UCL.

Problem berikutnya adalah sang lawan itu sendiri di mana Barcelona sedang berbulan madu dengan trio MSN. Hingga saat ini, koleksi gol Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar jika digabung sudah menembus 108 gol di semua ajang musim ini! Catatan yang membuat nyali lawan manapun akan ciut. Performa armada Luis Enrique juga sedang panas-panasnya di mana mereka mampu memenangi 15 dari 16 laga terakhir di semua kompetisi. Treble kini menjadi bidikan realistis Barca.

Untungnya, Bayern punya rekor apik dengan Barcelona. Bahkan Die Roten begitu perkasa di Camp Nou dengan memenangi tiga dari empat laga tandang terakhir. Yang terkini adalah semi-final UCL 2012/13 ketika Bayern sukses menggebuk Barca 3-0 di Camp Nou. Sebuah kemenangan yang membuat skor agregat menjadi 7-0 sekaligus memuluskan langkah Bayern menggapai treble bersejarah di musim itu.

Guardiola tentu berharap timnya mengulangi performa dua tahun lalu tersebut, namun saat ini ia dihadapkan pada masalahnya sendiri. Ia akan berupaya sekeras mungkin agar jangan sampai keran gol Barcelona terbuka terlalu lebar sehingga Bayern berkesempatan meraih hasil apik di Allianz Arena pada leg kedua pekan depan. Kalau tidak, Barca bisa menjelma menjadi hantu Real Madrid di semi-final musim lalu.

************

Pep Guardiola menyebut Lionel Messi tak akan bisa dihentikan jika sedang berada di puncak performa. Menurut Guardiola, Messi terlalu bagus untuk diredam.

Seperti musim-musim sebelumnya, Messi masih menjadi top skorer Barcelona pada musim ini. Penyerang asal Argentina itu membukukan 51 gol dalam 50 pertandingan yang dia jalani di semua kompetisi. Selain itu, Messi juga menyumbangkan 29 assist.

Bagi Guardiola, ketajaman Messi tersebut bukanlah hal yang mengherankan. Dia pernah bahu-membahu dengan Messi selama empat tahun melatih Barca pada 2008-2012. Kombinasi keduanya saat itu menghasilkan 14 gelar untuk Barca.

Tapi, Guardiola sekarang bukan lagi bagian dari Barca. Dia kini menjadi arsitek Bayern Munich, yang kebetulan akan menjadi lawan Barca di semifinal Liga Champions musim ini.

Pada Kamis (7/5/2015) dinihari WIB, Guardiola akan memimpin Bayern mendatangi Camp Nou di leg pertama dan dia tahu Messi adalah ancaman serius untuk timnya.

“Tak ada lini pertahanan yang bisa menghentikan Messi. Itu mustahil,” ujar Guardiola seperti dikutip Sky Sports.

“Dengan cara mainnya sekarang, Anda tak bisa menghentikan dia,” tambahnya.

“Anda tak bisa selalu berada dalam kondisi fisik terbaik dalam karier Anda, ada kalanya naik turun. Tapi, caranya bermain dalam empat atau lima bulan terakhir membuatnya tak bisa dihentikan. Dia terlalu bagus,” kata Guardiola.

Menurut Guardiola, yang bisa dilakukan Bayern adalah membatasi suplai bola ke Messi.

“Anda cuma harus berusaha membatasinya dengan cara lain — menghentikan bola sebelum sampai ke dia. Tapi, meski begitu, Anda tak bisa menghentikannya,” tutur Guardiola.

Jangan lewatkan info sepak bola dan prediksi pertandingan terbaru.

Prediksi Liga Champions Barcelona vs Bayern Munchen Nanti Malam was last modified: May 6th, 2015 by Agus Darmawan
Terms : top eleven formasi ala pep guardiola, arti nama dari guardiola, formasi tiki taka pes ps2
tags: , , ,