Prediksi Liga Champions Atletico Madrid vs Real Madrid Nanti Malam

Share/Bookmark

Prediksi bursa taruhan Atletico Madrid vs Real Madrid pada perempatfinal Liga Champions dini hari nanti

Lagi dan lagi, Derby Madrid antara Atletico Madrid dan Real Madrid bakal kembali tersaji, kali ini dalam tajuk leg pertama babak perempat-final Liga Champions, Rabu (15/4) dini hari WIB. Vicente Calderon, markas Atletico, bakal jadi tempat dihelatnya bentrokan tersebut.

Sebelumnya, Derby Madrid sudah dihelat sebanyak enam kali. Pertemuan di Liga Champions ini menandakan bahwa Atletico dan Madrid sudah saling bunuh dalam empat turnamen berbeda. Hasilnya? Los Rojiblancos boleh berbangga, karena empat kemenangan sukses mereka raih, dengan sisanya berakhir imbang, tanpa pernah kalah!

Namun dominasi mutlak Atletico musim ini di ibu kota Madrid tak ingin terlalu dibanggakan sang pelatih, Diego Simeone. “Kami harus fokus pada laga nanti. Apa yang terjadi di masa lalu sudah berakhir. Sekarang kami punya kesempatan besar untuk menciptakan hal penting,” tegasnya jelang laga.

Moral Atletico juga semakin tebal dengan torehan apik dalam lima laga terakhir, yang berujung pada empat kemenangan dan sekali seri. Kekuatan mereka juga akan semakin kuat dengan kembalinya sang bomber utama, Mario Mandzukic, yang pekan lalu bisa beristirahat karena hukuan skorsing.

Namun tumpuan harapan tetap ditujukan pada striker mudanya yang baru didatangkan di bursa musim panas ini, Antoine Griezmann. Sosok Prancis satu ini sedang on-fire dengan mencetak 10 gol dari 11 laga terakhirnya. Si Pirang bisa adalah ancaman terbesar pertahanan El Real.

Sementara Madrid, seperti dipaparkan sebelumnya, memang amat dihantui oleh Atletico. Sang saudara bagaikan momok, hantu, dan antitesis terbesar mereka. Gagal menang dalam enam pertemuan musim ini, jelas bukan suatu kebetulan.

Namun fakta itu disebut tak membuat pelatih Los Galaticcos, Carlo Ancelotti, terobsesi. Ia menegaskan jika timnya hanya fokus pada raihan gelar ke-11 Liga Champions. “Kami tidak terobsesi pada Atletico. Kami terobsesi pada keberhasilan lolos menembus semi-final kompetisi ini. Target kami adalah bukan mengeliminasi Atletico, tapi memenangi trofi Eropa ke-11!” tegas sang entrenador.

Modal Madrid jelang bentrokan pun cukup baik. Setelah sempat terpuruk hingga menelan kekalahan pada El Clasico lalu, Cristiano Ronaldo cs mampu bangkit secara luar biasa dengan meraup tiga kemenangan beruntun. Catatan gol-nya juga luar biasa dengan rasio 4,6 gol di setiap partainya.

Ditambah tak adanya pemain yang harus absen dan langsung nyetelnya permainan James Rodriguez pasca cedera, Madrid bisa lebih percaya diri ketimbang dengan kondisi terdahulu kala melawat ke Vicente Calderon.

Namun begitu, Los Colchoneros tampak tetap akan keluar sebagai pemenang karena mereka memang jadi antitesis terbesar Los Blancos.

***********

Selepas kekalahan dari Barcelona pada 22 Maret silam, Real Madrid mengamuk dengan membantai Granada 9-1, Rayo Vallencano 2-0, dan SD Eibar 3-0. Tiga kemenangan beruntun tersebut menjadi modal penting bagi Los Blancos untuk melakoni laga perempat final Liga Champions.

Sayangnya, lawan yang mereka hadapi adalah Atletico Madrid; kesebelasan yang tidak pernah kalah dari Real Madrid dalam enam pertandingan terakhir di Piala Super Spanyol, La Liga, dan Copa del Rey.

Di liga, Atletico dan El Real bertemu dua kali pada September dan Februari. Dua-duanya dimenangkan oleh Atletico masing-masing dengan skor 2-0 dan 4-0. Terdapat kesamaan dari dua pertandingan tersebut: El Real sulit menembus ketatnya pertahanan Atletico dan hilangnya konsentrasi saat Atletico menyerang.

Cara Atletico Menyerang dan Bertahan

Jika diandaikan sebagai seorang penyerang, Atletico adalah striker oportunis: satu peluang, satu gol. Mereka mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun di mulut gawang untuk mencetak gol. Cara paling umum dan paling “mudah” adalah lewat tendangan sudut; satu hal yang memang hampir selalu berbuah gol pada tiap pertandingan.

Atletico tahu benar kalau setiap peluang yang mereka peroleh didapatkan dengan susah payah dan tidak selalu terjadi setiap saat. Ini yang membuat serangan Atletico begitu berbahaya terutama saat mereka tidak mendominasi permainan.

Saat bertahan, mayoritas pemain Atletico turun lebih dalam dengan empat bek mereka berdiri di area depan kotak penalti. Dua gelandang menahan area tengah, yang disokong dengan dua gelandang sayap. Dua penyerang ditugaskan untuk mengekor ke mana bola bergerak.

Pertahanan ketat macam ini ditambah dengan pressing ketat sehingga saat satu pemain lawan menggiring bola, setidaknya ada tiga pemain yang membayangi. Ada dua tujuan yang diharapkan dalam melakukan pressing: merebut bola dan membangun serangan balik dengan secepat-cepatnya, serta memaksa lawan melakukan kesalahan.

Atletico lebih memilih menggunakan tujuan yang pertama. Mereka tidak segan bermain keras dengan tekel langsung sehingga terjadi kontak fisik dengan pemain lawan. Cara menekan seperti ini mirip dengan yang dilakukan Manchester City pada musim-musim pertama Roberto Mancini melatih.

Meniru Bayer Leverkusen

Dari banyak lawan yang dihadapi Atletico Madrid di Liga Champions, hanya Bayer Leverkusen yang mampu menandingi agresivitas Gabi dan kolega. Bahkan, Atletico dibuat tidak berdaya dengan pressing ketat dan efektif yang berhasil dilakukan Atletico. Pada leg pertama di BayArena, pertandingan tersebut disebut sebagai kekalahan pertama Atletico dalam segi agresivitas. Meskipun pada akhirnya Atletico yang lolos lewat adu tendangan penalti pada leg kedua.

Leverkusen sendiri terlihat lebih agresif dalam menekan. Namun, pressing tersebut bertujuan untuk memaksa lawan melakukan kesalahan, ketimbang merebut langsung dari kaki lawan. Ini berhasil pada leg pertama ketika Atletico sering melakukan kesalahan.

Berdasarkan Whoscored, pada pertandingan tersebut Atletico melakukan salah umpan hingga 57%. Jumlah umpan mereka pun terbilang sedikit yakni 296 umpan dengan average pass streak hanya tiga umpan karena berhasil dipotong ataupun salah umpan.

Sayangnya, serangan Leverkusen tidak maksimal, sehingga mereka hanya bisa mencetak satu gol ke gawang Atletico.

Madrid bisa melakukan hal yang sama dengan bermain agresif dan menerapkan pressing ketat hingga daerah lawan. Dengan kecepatan dan kemampuan dribbling para pemain, sebuah keuntungan bagi Real Madrid seandainya Atletico selalu melakukan kesalahan di daerah pertahanan sendiri. El Real punya sejumlah pemain yang memiliki tendangan jauh yang akurat macam James Rodriguez, Cristiano Ronaldo, dan Gareth Bale. Ini bisa dimanfaatkan andai Atletico menumpuk pemain di dalam kotak penalti.

Tanpa Kesalahan

Sebelum pertandingan, bek Real Madrid, Sergio Ramos, meminta rekan-rekannya untuk tidak membuat kesalahan. Ramos menyadari kekalahan dari pertandingan sebelumnya terjadi karena kesalahan yang mereka buat.

Sementara itu, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menegaskan kalau ia menginstruksikan para pemainnya untuk lebih lama memegang bola dan mendikte pertandingan. Hal ini jelas penting untuk menghindarkan Atletico diberi nafas untuk menyerang. Dengan mengambil alih penguasaan bola, lama kelamaan celah di lini pertahanan Atletico akan terbuka juga.

Jika Leverkusen memiliki barisan penyerang yang jauh lebih tajam, barangkali pertandingan leg pertama akan dimenangkan Leverkusen dengan skor yang lebih besar. Salah satu kelemahan Atletico adalah kurang siapnya mereka menerima serangan balik.

Malah, saat Atletico ditahan imbang Malaga 2-2 pekan lalu, Atletico kebobolan karena ada ruang antarlini yang terbuka. Memasuki menit ke-71, ada ruang yang begitu lebar antara lini pertahanan dan lini tengah. Ini merupakan hal yang tidak biasa terjadi sebenarnya karena saat itu Atletico tengah dalam kondisi bertahan. Dua bek mereka tidak melihat pergerakan penyerang Malaga yang berdiri tepat di antara keduanya.

Proses gol tersebut sebenarya mirip dengan formasi yang biasa digunakan Ancelotti: 4-3-3, di mana ada tiga gelandang yang beroperasi di tengah, dua penyerang di sayap, dan satu penyerang di depan gawang. Dalam gambar di atas, terlihat bek Atleti nomor 2 tertarik untuk merebut bola, sementara satu penyerang Malaga berdiri bebas. Hal serupa tentu bisa dimanfaatkan lewat umpan-umpan akurat Toni Kroos yang bisa diselesaikan oleh Karim Benzema.

Kunci utama mengalahkan Atletico adalah tetap fokus, karena kesalahan sekecil apapun bisa dihukum dalam bentuk kebobolan dan kekalahan. Madrid juga harus tetap fokus agar bisa memaksimalkan celah lini pertahanan Atleti.

Prediksi

Jika bicara head-to-head, kemenangan lebih condong ada di tangan Atletico. Namun, jika yang dimaksud adalah head-to-head di Liga Champions, Real Madrid jauh lebih unggul. Tiga pertandingan terakhir juga membuktikan kualitas permainan El Real.

Jika El Real sudah menemukan anti-taktik pressing Atletico, barangkali kemenangan bagi Real Madrid sudah di depan mata. Namun, Madrid perlu berkaca pada bagaimana Bayer Leverkusen kesulitan menerapkan pola yang sama di Vicente Calderon, kandang Atleti.

Bahkan, berdasarkan Whoscored, Leverkusen juga mengalami penurunan keberhasilan umpan dengan 63% saja yang mencapai sasaran. Pada leg pertama, Leverkusen berhasil memaksa Atleti terus-terusan menyerang lewat sisi kanan. Namun, di leg kedua, serangan Atleti sama meratanya baik di kiri maupun di kanan.

Ini penting bagi El Real untuk mematikan peran Tiago untuk tidak terlalu banyak membawa bola, terutama untuk memasok umpan ke sisi kiri serangan Atletico. El Real juga bisa melakukan hal yang sama seperti Leverkusen dengan menerobos serangan lewat tengah dan melakukan pressing ketat.

Pertandingan seharusnya berlangsung ketat dan keras. Hasil seri menjadi yang paling realistis untuk pertandingan ini, meski bukan tidak mungkin El Real yang memenangkan pertandingan.

Jangan lewatkan info sepak bola dan prediksi pertandingan terbaru.

Prediksi Liga Champions Atletico Madrid vs Real Madrid Nanti Malam was last modified: April 14th, 2015 by Agus Darmawan
Terms : bola tadi malam siapa yang menang, siapa yang menang pertandingan bola tadi malam, #############################, Stasiun tv yang menyiarkan proliga 2016, formasi pes ps2 tak terkalahkan, tv yg menyiarkan el clasico, pemain yang akan di turunkan real madrid, model rambut grisman, prediksi spanyol cup hari ini, stasiun tv yang menyiarkan el clasico
tags: , , ,