Juventus Kalahkan AC Milan 3-2

Share/Bookmark

West Bromwich berhasil menahan Arsenal 1-1

Juventus vs MilanJuventus kembali menemani Napoli di posisi runner-up Serie A Italia setelah menundukkan AC Milan 3-2 dalam partai giornata 7 pada Senin (7/10) dinihari WIB.

Ketinggalan dulu usai kecolongan gol cepat Sulley Muntari, Si Nyonya Tua membalas tiga kali lewat Andrea Pirlo, Sebastian Giovinco, dan Giorgio Chiellini. Milan, yang menyudahi laga dengan sepuluh orang menyusul pengusiran Philippe Mexes, menipiskan skor akhir berkat gol kedua Muntari yang maknanya tak lebih dari sekadar konsolasi.

Poin Juve kini sejajar lagi dengan Napoli (19), yang sebelumnya menggilas Livorno 4-0. Kedua klub terpaut dua angka dari sang capolista AS Roma. Sementara Milan masih terjebak di bottom-half klasifika menyusul kekalahan ketiga musim ini, dengan tabungan hanya delapan poin.

Babak Pertama

Publik Juventus Stadium langsung terhenyak di menit awal ketika tim kesayangan mereka menelan gol kilat Sulley Muntari.

Dengan para pemain Juventus tampak belum bersiaga penuh, Milan melakukan serangkaian operan di daerah lawan. Bola terakhir dikirim dari kaki Antonio Nocerino menuju Sulley Muntari yang bebas tanpa kawalan dan langsung menyonteknya ke dalam gawang tanpa mampu dicegah Gianluigi Buffon.

Juventus otomatis langsung terlecut dan melancarkan serangan balasan yang berujung dengan tembakan Fabio Quagliarella melayang tinggi di atas mistar. Tak berselang lama, Milan terselamatkan aksi gemilang Christian Abbiati menghadang tendangan kencang Kwadwo Asamoah dari luar area penalti.

Tekanan Bianconeri membuahkan gol penyeimbang ketika duel berusia seperempat jam. Tendangan bebas yang diberikan wasit atas pelanggaran Nigel de Jong pada Carlos Tevez dieksekusi dengan brilian oleh Andrea Pirlo untuk membobol gawang eks klubnya.

Kendati sempat terjangkau Abbiati, laju bola hasil sepakan melengkung Pirlo terlalu deras sehingga tetap bergulir masuk.

Pertandingan berjalan semakin menarik setelah skor kembali sama kuat 1-1. Juventus ngotot menemukan gol pembalik keadaan, tapi mereka juga kerap terekspos oleh Milan dengan kesalahan-kesalahan umpan di lini belakang.

Meski begitu, tak ada gol tambahan di sisa babak pertama dan kedua tim masuk ruang ganti dalam kedudukan imbang.

Babak Kedua

Awal babak kedua langsung diwarnai jual-beli serangan kedua kubu. Milan lebih dahulu melepaskan percobaan dari Riccardo Montolivo yang tidak terlalu menyulitkan Buffon.

Sementara di ujung lain lapangan Abbiati kembali membuktikan ketangguhannya dengan mementahkan tendangan keras Arturo Vidal. Tak sampai lima menit kemudian, gantian Rossoneri yang kembali memperoleh peluang emas. Robinho berhasil menemukan celah di kotak penalti Juve untuk menerima umpan Alessandro Matri, namun penyelesaiannya mampu diantisipasi Buffon.

Melihat Simone Padoin kurang efektif di sayap kanan, Antonio Conte menariknya keluar dan bereksperimen dengan memainkan Paul Pogba di posisi tersebut. Keputusan ini cukup baik dengan Pogba beberapa kali merepotkan Milan dengan pergerakan dan umpan-umpan silangnya.

Pergantian berikut oleh Conte bahkan lebih manjur lagi. Sebastian Giovinco, yang disuntikkan menggantikan Quagliarella, langsung mencetak gol hanya dua menit setelah masuk lapangan.

Mendapat umpan matang Vidal, Si Semut Atom meliuk melewati Cristian Zapata sebelum menghunjamkan si kulit bulat ke sudut kanan bawah gawang.

Tertinggal 2-1, peluang tim tamu untuk bangkit menipis setelah Philippe Mexes diganjar dua kartu kuning berurutan di menit ke-74. Yang pertama akibat melanggar Giovinco, dan berikutnya karena protes berlebihan terhadap keputusan wasit.

Dari tendangan bebas yang dihasilkan, eksekusi istimewa Pirlo hanya mencium mistar, tapi bola pantul segera dihajar Giorgio Chiellini untuk menambah keunggulan Juventus.

Saat jalan Juve merebut kemenangan tampak bakal lapang, sebuah blunder Pogba memberikan secercah cahaya harapan untuk Milan di ujung laga. Bintang belia Prancis itu terlalu santai memainkan bola di wilayah sendiri sehingga Muntari bisa mencurinya sebelum menaklukkan Buffon untuk kali kedua melalui tembakan kencang yang sedikit terdefleksi.

Akan tetapi, waktu yang tersisa terlalu tipis bagi upaya Milan menyamakan angka. Laga kelar dengan keunggulan 3-2 untuk pihak tuan rumah.

**********

Ulasan pertandingan Liga Inggris antara West Bromwich vs Arsenal

Arsenal harus puas mendapatkan satu angka setelah di pekan ketujuh Liga Primer ditahan imbang tuan rumah West Bromwich Albion di The Hawthorns, Minggu (6/10) malam WIB.

Babak Pertama

Bermain di depan publiknya sendiri, West Brom sejatinya didominasi oleh anak asuh Arsene Wenger yang di partai ini lebih banyak menguasai permainan. Kombinasi Aaron Ramsey, Mikel Arteta, Jack Wilshere hingga Mesut Ozil membuat lima gelandang The Baggies seakan tak berdaya di awal laga.

Meski demikian, pasukan Steve Clarke sudah berusaha untuk menghidupkan serangan sejak menit keempat. Umpan dari sayap kiri ke daerah kotak penalti masih bisa diantisipasi oleh Per Mertesacker, yang lantas berbuah tendangan penjuru.

Di sepuluh menit pertama, kedua tim masih tampak kesulitan dalam membongkar pertahanan lawannya, alur bola pun lebih banyak berkutat di tengah lapangan.

Di menit ke-14, tuan rumah mendapati sebuah peluang. Tendangan Saido Berahino yang sempat mengenai Flamini berbelok arah, namun kiper Wojciech Szczesny tak terkecoh dengan sigap mengamankan bola.

Beberapa saat berselang, giliran Kieran Gibbs yang coba mengancam. Sepakannya yang terlalu bernafsu justru tidak membahayakan gawang Boaz Myhill sama sekali.

Mengandalkan Olivier Giroud sebagai striker tunggal dengan dibantu sejumlah gelandang jempolan, Arsenal berulang kali menggempur lini pertahanan West Brom. Akan tetapi, justru tim Gudang Peluru yang harus tertinggal terlebih dahulu di saat babak pertama tinggal menyisakan tiga menit setelah Claudio Yacob membobol gawang Szczesny lewat sundulan kepala. Gol itu sendiri terjadi berkat andil seorang Morgan Amalfitano yang memberi umpan matang dari sisi kanan, skor 1-0 pun bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Di 45 menit kedua, West Brom coba memanaskan pertandingan lewat akselerasi Stephane Sessegnon yang membelah pertahanan Arsenal di sisi kanan. Umpannya kepada Nicolas Anelka yang berdiri bebas tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh mantan penyerang timnas Prancis tersebut.

Setelahnya, Arsenal balik bereaksi lewat upaya Jack Wilshere di lini tengah yang lagi-lagi tak membuahkan hasil lantaran sepakannya tidak menemui sasaran.

Di menit ke-52, Anelka sekali lagi mendapati peluang emas. Meski ia sukses lolos dari jebakan offside, namun sepakan mantan penggawa The Gunners ini masih tipis saja melintir di tiang kiri gawang tim lawasnya.

Memasuki satu jam laga berjalan, tim tuan rumah terbilang mampu mendikte balik permainan. Dan oleh sebab itu, manajer Arsene Wenger lantas memasukkan Tomas Rosicky untuk menggantikan Aaron Ramsey yang terlihat kelelahan.

Masuknya Rosicky langsung memberi bukti. Di menit ke-63, Wilshere mampu mencetak gol lewat sepakan keras dari luar kotak penalti setelah sebelumnya menerima bola dari pria Ceko tersebut, skor pun berubah menjadi 1-1.

Gol dari Wilshere juga membuat tempo pertandingan semakin meningkat, jual beli serangan kemudian dilakukan kedua tim guna membuat tambahan satu gol di sisa pertandingan.

Upaya Arsenal lewat tendangan Giroud dan penyelamatan gemilang Szczesny terhadap sepakan Jones mewarnai 20 menit sisa pertandingan. Meski setelah itu peluang datang silih berganti, skor di The Hawhtorns tetap sama kuat hingga wasit Lee Mason meniupkan pluit panjang. ref:goal.com

Hasil pertandingan bola yang lain, bisa anda lihat disini.

Jangan lewatkan info sepak bola dan prediksi pertandingan terbaru.

Juventus Kalahkan AC Milan 3-2 was last modified: October 7th, 2013 by Agus Darmawan
tags: , , , ,